Kabupaten Kebumen

Pemerintah Kabupaten

Kebumen

Kopi Beras Hitam Dikembangkan



MINUMAN kopi tentu sudah sangat akrab dan diminati masyarakat dengan cita rasa yang khas. Begitu pula dengan kopi yang satu ini. Sepintas, kopi racikan Purnomo Singgih warga Desa Panjatan, Kecamatan Karanganyar ini tampak sama dengan kopi pada umumnya. Namun memiliki keunikan yang terdapat pada campurannya, sehingga menciptakan aroma dan cita rasa yang berbeda dibanding kopi lainnya.

Ketua Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Sinar Mutiara Desa Panjatan, Kecamatan Karanganyar ini mengaku memasukan beras hitam sebagai bahan campuran kopi.

Penemuan tersebut sudah dilakukan satu tahun lalu setelah meracik kopi berkombinasi beras merah.

Untuk Kesehatan

"Kali ini saya mencoba dicampur beras hitam. Ternyata rasanya cukup nikmat dan banyak diminati pasar," tuutrnya, kemarin.

Keunikan itulah yang menyebabkan minat pasar terhadap kopi beras hitam bertambah. Kopi beras hitam ini juga dipercaya bagus untuk kesehatan. Untuk bisa menikmati kopi tersebut, cukup diseduh menggunakan air mendidih dan ditambah gula. "Kopi ini jika diminum tidak memiliki erek eneg di perut," ulasnya.

Berawal dari coba-coba itu, jumlah pesanan terus berdatangan, baik lokal Kebumen maupun luar kota. Kendati demikian, jumlah produksi kopi itu masih dilakukan dalam skala kecil di kediamannya. Purnomo hanya membuat kopi jika ada yang memesannya.

Kopi ini dijamin berbahan organik, karena biji kopi yang diambil ditanam menggunakan sistem organik. Begitupun dengan beras hitamnya. Semua bahan itu saya tanam di lahan saya sendiri," katanya. (Rinto-Hariyadi-91)

sumber : suara merdeka