Tips Mewaspadai Penipuan Berkedok Investasi

Thursday, 24 August 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Jawa Tengah yang masuk dalam satgas tugas waspada investasi Jawa Tengah mengadakan Sosialisasi waspada penipuan berkedok investasi dan penghimpunan dana masyarakat secara ilegal.

Sosialisasi Bertempat di pendopo kanjeng Kabupaten Temanggung pada tanggal 24 Agustus 2017 diikuti oleh perwakilan OPD yang ada di wilayah se Eks Karesidenan Kedu, Industri Jasa Keuangan, MUI, para tokoh masyarakat, Kepolisian, Kejaksaan dan Kantor Kementerian Agama . Sosialisasi Dibuka oleh Bupati Temanggung. Drs. H. Mulyadi Bambang Sukarno. Narasumber dari OJK, Bursa efek indonesia ,Kepolisian dan Kejaksaan.

Ojk adalah lembaga baru uu no 21 th 2011 regulator pengawas jasa keuangan yang terintegrasi di lingkup Perbankan pasar modal industri jasa keuangan . Acara ini diselenggarakan karena maraknya investasi bodong yang meresahkan masyarakat. Investasi bodong sdh ada sejak tahun 1975 mulai ada  yaitu wesel berantai dan kasus terakhir adalah first travel.

Kenapa banyak masyarakat yang tergiur investasi karena mempunyai sifat tamak  ingin mendapatkan laba yang besar dan takut akan kehilangan aset. Investasi bodong menggunakan skema ponzi atau piramida. 10 persen perbulan sebagai imbalan investasi. 

Karakteristik investasi bodong.
1. Meyakinkan pejabat atau tokoh masyarakat  untuk testimoni
2. Meyakinkan masyarakat
3. Bulan pertama dan sampai ke 4 mendapatkan keuntungan
4. Selanjutnya tersendat
Seperti kasus first trevel nominal uang investasi sebesar Rp 45 Trilyun 

Tips menghindari investasi bodong
1. Jika ada tawaran bunga menggiurkan kita harus berpikir seribu kali. 
2. Menghindari promotor yang tidak bisa menjelaskan secara rinci
3. Cari tau apakah ada permintaan produk sejenis di pasaran
4. Semakin besar keuntungan yang diimingkan semakin tinggi resiko investasi itu. High risk high return (admin/wie)