30 DPS Mengikuti Pelatihan Kompetensi Koperasi Syariah

Tuesday, 12 September 2017 / Daerah

KEBUMENKAB.GO.ID - Sebanyak 30 anggota dewan pengawas syariah (DPS) Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) / USPPS se-Kabupaten Kebumen mengikuti pelatihan kompetensi DPS di ruang Pedalen, Hotel Candisari Karanganyar sejak Senin (11) hingga Jumat (15) September 2017.  Pelatihan yang diselengagarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kebumen ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi DPS dalam mengelola koperasi yang profesional dan akuntabel.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Perijinan Disnakerkop UKM, Bini,S.Sos  mengatakan pelatihan ini wajib diikuti oleh para DPS untuk mengembangkan koperasi syariah di Kebumen. "Sebagaimana amanat Kepala Disnakerkop UKM Kebumen, Dwi Suliyanto S.Sos,M.Si bahwa DPS wajib meningkatkan kompetensinya dalam upaya mengembangkan koperasi syariah. Kompetensi tak hanya profesional dalam manajemen namun secara legal formal harus memiliki sertifikasi sebagai syarat untuk menduduki jabatan DPS. Dalam  pelatihan ini menghadirkan nara sumber dari Dewan Syariah Nasional MUI Pusat sebanyak 10 orang," ungkap Bini S.Sos.

Bini S.Sos juga menjelaskan sejumlah materi yang diberikan dalam pelatihan ini diantaranya adalah prinsip-prinsip muamalat, akad-akad syariah, fatwa dan produk koperasi, konsep pemasaran syariah,  SOP dan regulasi koperasi syariah serta simulasi produk baru. "Peserta juga akan diberikan materi akuntansi syariah, opini syariah dan operasional koperasi syariah. Setelah mereka mendapatkan pelatihan, maka akan dilakukan evaluasi kompetensi dan mengikuti tes sebelum mereka dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikasi kompetensi dari DSN MUI Pusat," jelas Bini S.Sos.

Sekadar tambahan, dari data Disnakerkop UKM Kebumen, jumlah koperasi sampai Agustus  2017 mencapai 529, dan 30 koperasi diantaranya adalah koperasi syariah. "Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, para DPS dapat lebih profesional dan akuntabel dalam mengelola koperasi syariah sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan bersama," kata Bini S.Sos mengakhiri.(admin/mn)