Unik, Kerajinan Berbahan Baku Paralon

Monday, 12 March 2018 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID - Pipa peralon bekas di tangan kreatif Nursodik, warga RT 03/RW 04 Desa Podoluhur, Kecamatan Klirong, mampu disulap menjadi kerajian unik bernilai ekonomi tinggi, seperti tempat tisu, tempat pensil, pigura, kap lampu, dan kincir air. Produk kreatifnya mulai diminati masyarakat. Bahkan pesanan mengalir dari kota-kota di Pulau Jawa.

 

Usaha yang baru ditekuni sekitar 5 bulan ini, berawal dari keisengan Nursodik pada potongan-potongan paralon yang dibuang begitu saja. Nursodik pun memutar otak, dan tangan kreatifnya bergerak mencoba memanfaatkan limbah pipa paralon. “Awalnya coba-coba membentuk pipa paralon dengan cara dipanasi. Kemudian muncul ide dibuat tempat tisu dan lainnya,” ujarnya.

 

Tidak disangka, hasil isengnya diminati tetangga dan teman-temannya. Kemudian dari mulut ke mulut dan media sosial, produknya dilirik orang-orang dari luar daerah.

 

Dengan peralatan yang masih sederhana, Nursodik memerlukan waktu satu hari untuk mengerjakan satu item produk kerajinan. Namun untuk produk dengan tingkat kesulitan yang tinggi, butuh waktu beberapa hari.

 

“Kesulitannya ketika harus membentuk saat pipa paralon masih panas. Harus cepat dan harus jadi seperti yang diinginkan,” jelas Nursodik.

 

Produk kreatifnya dibandrol dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu tergantung ukuran dan kerumitan produk. (adm/rth)