Tarawih Silaturrahim Pemkab Kebumen, Kepala Kantor Kemenag : Ramadhan Fasilitas Pembersih Rohani

Wednesday, 30 May 2018 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID - Tarawih Silaturrahim malam ke 15 Ramadhan 1439 Tingkat Kabupaten Kebumen dilangsungkan di Mapolres Kebumen, Rabu malam (30/05/2018).

Pada tarawih yang diimami oleh Drs. KH Hamid, M.PdI ini, hadir Pj Sekda Kebumen Drs. H Mahmud Fauzi, M.Si yang mewakili Plt. Bupati Kebumen. 

Turut hadir dalam shalat yang diadakan di hall tenis Mapolres itu, Kepala Kantor Kemenag Kebumen, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav. Suep, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, para Kepala Badan, Kepala Dinas, Kabag serta para camat. 

Sementara, selaku tuan rumah, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bakhtiar, SIK., MM didampingi Para Kabag, Kasat dan Kapolsek serta para Perwira Staf.

Pada kata sambutannya Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya atas kehadiran para jamaah sholat tarawih di Mapolres Kebumen. Kapolres berharap dengan tarawih silaturrahim ini, akan memperkuat jalinan kerjasama mewujudkan masyarakat yang tertib. 

Melalui Pj. Sekda, Plt. Bupati Kebumen KH Yazid Machfudz mengingatkan bahwa hanya dalam hitungan hari saja lebaran akan segera tiba. Karenanya Plt Bupati mengajak hadirin, utamanya birokrat, memanfaatkan momentum ramadhan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kesibukan masyarakat yang meningkat jelang ramadhan menuntut peningkatan pengabdian kita sebagai pelayan masyarakat. "Perantau memimpikan kenyamanan dalam perjalanan mudiknya maupun saat merayakan lebaran. Masyarakat juga mengharapkan tercukupinya stok kebutuhan barang pokok," kata Plt. Bupati dalam sambutan tertulisnya. 

Sementara itu, dalam tausiyah singkatnya, H Imam Thobroni, S.Ag., MM mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat dan berkah ramadhan. 

Menyitir pendapat Imam Ghazali, Kyai asal Cilacap yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kebumen ini mengatakan, bahwa manusia diikuti oleh empat hal yang berpotensi menyuburkan kesombongan, yang jika tidak waspada akan menjerumuskan manusia pada lembah dosa. Keempatnya adalah bangga dengan ketinggian ilmunya, bangga dengan pangkat yang disandangnya, bangga dengan nasabnya dan bangga dengan banyaknya harta yang dimiliki. 

Menurut Kepala Kantor Kemenag ini kita harus bersyukur, karena kita dikaruniai fasilitas pembersih Rohani bernama Bulan Ramadhan. Dengan memanfaatkan fasilitas berupa bulan ramadhan ini, kita berpeluang kembali menjadi fitri, laksana bayi yang baru terlahir dari rahim ibu. (adm/imsuk)