Disarpus Kebumen Raih 5 Award Di Ajang Peer Learning Meeting Nasional

Monday, 9 July 2018 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen berhasil meraih lima Award dalam ajang Peer Learning Meeting Nasional Perpuseru Indonesia atau Ajang Evaluasi dan Berbagi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Coca-Cola Foundation di Hotel The Royal Ambarukmo Jogjakarta pada 5 dan 6 Juli 2018. Lima Award yang diraih tersebut adalah award untuk Perpustakaan Daerah Terbaik,  Best Of The Best, Cerita Impact  katagori Video, Perpusdes Terbaik diraih Desa Tambakagung dan    Desa Kaliwungu Kecamatan Klirong.

Kepala Disarpus Kebumen, Anna Ratnawati, S.KM,  M. Si saat dijumpai IN FM diruang kerjanya pada Selasa 10 Juli 2018 mengatakan,  penghargaan yang diraih Disarpus Kebumen tersebut merupakan upaya dari semua pihak yang telah mendukung penuh  gerakan literasi di Kabupaten Kebumen yaitu pengembangan perpustakaaan berbasis inklusi sosial dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Penghargaan ini kita peroleh karena  dedikasi dan komitmen kita untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat ilmu pengetahuan, pusat belajar dan pusat kegiatan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi secara berkelanjutan," ujar Anna.

Anna menambahkan,  keberhasilan meraih award ini adalah buah kerjasama dari semua pihak dalam melakukan pembinaan baik di tingkat Desa maupun Kabupaten. Berharap Award yang telah diraih semoga dapat memacu semua pihak untuk lebih gemar membaca dan memanfaatkan perpustakaan sebagai gudangnya ilmu pengetahuan. 

"Sasaran program perpuSeru lebih ditekankan pada sasaran kaum muda, perempuan dan kelompok wirausaha. Mereka kita harapkan dapat memanfaatkan perpustakaan seoptimal mungkin, dan Saya mengajak pada semua masyarakat hendaknya dapat  meningkatkan  minat dan budaya baca di perpustakan, karena perpustakaan merupakan tempat berkumpul dan tempat belajar sepanjang hayat dalam mengembangkan kapasitas diri untuk hidup lebih baik dan sejahtera," papar Anna.

Lebih rinci Anna juga menjelaskan,  selama ini Pemkab Kebumen terus memberikan perhatian yang cukup besar dalam upaya pengembangan peranan perpustakaan bagi masyarakat. Melalui pengembangan perpustakaan,  maka masyarakat dapat lebih cerdas, kreatif, mandiri dan memiliki gagasan-gagasan cemerlang dalam membangun masa depannya menjadi lebih baik.

Sejauh ini kata Anna, pemkab terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan perpustakaan baik dari sisi jumlah dengan secara bertahap mereplikasi perpustakaan kesemua desa di Kabupaten Kebumen,  menambah jenis buku yang di sediakan,  meningkatkan layanan komputer dan TIK, serta memberikan fasilitas kenyamanan agar masyarakat merasa senang untuk berkunjung ke perpustakaan.

"Untuk meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat,  kami mempunyai program inovasi layanan publik kedepan yaitu AKADEMI KRIYA (dari buku menjadi karya) dan KUPU-KUPU MALAM (Kukunjungi Perpustakaan Ku Punya Pengetahuan dan Pengalaman). Kami juga memberikan kemudahan bagi pemustaka dengan  menyediakan fasilitas baru seperti i-Kebumen yakni fasilitas perpustakaan digital yang bisa diakses menggunakan HP/android dengan cara  mendownload melalui playstore. Aplikasi i-Kebumen bisa diakses kapanpun dan dimanapun selama tersedia jaringan internet," jelas Anna.

Selain itu Anna mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat kelas komunitas untuk masyarakat umum setiap hari sabtu dan minggu. Dan seluruh kegiatan ini dikemas dalam satu program "Gerakan Wisata Pustaka Ceria" yang diatur dengan Peraturan Bupati Kebumen Nomor 20 Tahun 2018.
Dan untuk kedepannya, perpusda tengah mengembangkan jaringan perpustakaan untuk seluruh perguruan tinggi yang ada di Kebumen dan sekolah2. Kebumen Library Akses. "Namun program ini masih dalam proses," untuk saatnya di lounchingkan. tandas Anna.

Ajang Peer Learning Meeting Nasional perpuseru Indonesia bertajuk “Transformasi Perpustakaan sebagai Prioritas Pembangunan Nasional untuk pengentasan kemiskinan”  ini diikuti 1467 perpustakaan tingkat desa/kelurahan, taman bacaan masyarakat dan 104 tingkat kabupaten/kota dari 18 provinsi se Indonesia. Kabupaten Kebumen sendiri dalam kurun empat tahun terakhir ini sejak 2015 hingga 2018  meraih award dalam beberapa katagori. Setelah 7 tahun menjalin kerjasama dengan perpuseru maka mulai 2019 kegiatan ini akan diambil alih oleh perpusnas dengan  nama Perpustakaan berbasis inklusi sosial.(mn/adm)