Dinkes Kebumen Persiapkan Petugas Puskesmas Untuk Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok

Wednesday, 18 July 2018 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan pelatihan upaya berhenti merokok bagi tenaga kesehatan di Hotel Candisari Karanganyar, Rabu (18/7). Sebanyak 30 perwakilan dari 15 puskesmas di Kebumen mengikuti pelatihan ini selama tiga hari yakni mulai Selasa (17/7) hingga Kamis (19/7) Juli 2018. Kepala Bidang P2P Dinkes Kebumen Tri Anggorowati SKM,M.Kes mengatakan, pelatihan ini merupakan upaya Dinkes mempersiapkan tenaga kesehatan di seluruh puskesmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai implementasi Perda No.10 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok. "Untuk mensukseskan program Kawasan Tanpa Rokok di Kebumen maka kami tengah mepersiapkan para petugas kesehatan puskesmas dengan sebaik-baiknya melalui pelatihan ini," ungkap Tri. Tri juga meminta kepada masyarakat agar memberikan informasi yang benar pada saat petugas kesehatan melakukan pendataan terkait kebiasaan merokok bagi anggota keluarga tersebut. "Sehingga pada saat masyarakat atau keluarga ingin berhenti merokok maka kami juga dapat melayani dengan sebaik-baiknya di setiap puskesmas. Nanti di puskesmas tersedia layanan upaya berhenti merokok (UBM)," kata Tri. Tri juga berharap, para peserta pelatihan ini nantinya dapat benar-benar siap dalam mengimplementasikan Perda No.10 Tahun 2017 tentang Kawasan Tanpa Rokok di Kebumen. "Pada tahun ini baru 15 puskesmas yang mengikuti pelatihan. Dan pada tahun 2019, sebanyak 20 puskesnas kami targetkan sudah semua mendapatkan pelatihan. Sehingga 35 puskesmas yang ada di Kebumen nantinya benar-benar siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sebagai bentuk implementasi perda kawasan tanpa rokok tersebut," papar Tri. Adapun 15 puskesmas yang mendapatkan pelatihan pada tahun 2018 ini adalah puskesmas Ambal I, Kutowinangun, Kebumen I dan II, Pejagoan, Gombong II, Rowokele, Klirong II, Karangsambung, Buluspesantren II, Sempor I, Alian, Ayah II, Kuwarasan dan Puskesmas Petanahan. Sedangkan materi yang diberikan dalam pelatihan ini diantaranya adalah pengukuran faktor risiko PTM akibat rokok, KIE dampak konsumsi rokok terhadap kesehatan, konseling upaya berhenti merokok di pelayanan kesehatan primer dan lainnya. Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah dari Kemenkes RI, RS Persahabatan Jakarta, Dinas Kesehatan Provinsi serta Pengendali Diklat dari Bapelkes Gombong.(mn/adm)