Wabup KH.Yazid Mahfud Terima Tim Penilai Eliminasi Malaria Kemenkes RI

Wednesday, 10 October 2018 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID - Wakil Bupati (Wabup) Kebumen KH.Yazid Mahfud didampingi Kepala Dinkes dr.Hj.Rini Kristiani M.Kes menyambut hangat  kehadiran Tim Penilai Eliminasi Malaria Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di rumah dinas Wabup, Rabu (10/10). Kunjungan tim penilai ini terkait dengan upaya penanganan yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dalam mengeliminasi penyebaran penyakit malaria di tengah-tengah masyarakat Kebumen.

Wabup dalam sambutannya mengatakan, pemerintah kabupaten melalui dinas kesehatan dan dinas terkait seperti Dispermades P3A, Disperkim LH dan dinas lainnya telah  bersinergi dalam mengatasi permasalahan penyakit malaria ini. "Alhamdulillah selama tiga tahun berturut-turut Kebumen bebas dari penyakit malaria. Kita berharap, dengan upaya yang telah kita lakukan ini nantinya Kebumen mendapatkan sertifikat eliminasi malaria dari Kemenkes RI," harap Wabup.

Untuk itu Wabup meminta kepada seluruh lapisan masyarakat Kebumen agar turut mendukung program pemerintah yang pada tahun 2030 mendatang ditargetkan seluruh Indonesia sudah bebas dari penyakit malaria. "Masyarakat agar selalu menjaga pola hidup sehat, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan. Jangan ada genangan-genangan air yang dijadikan sarang nyamuk malaria," pinta Wabup.

Pada kesempatan yang sama, Kadinkes dr.Hj.Rini Kristiani M.Kes mengatakan, pada Rabu (19/10) ini sudah ada beberapa tempat yang telah dilakukan penilaian oleh tim. Beberapa tempat tersebut diantaranya adalah RSUD Sudirman, Laboratorium Kesehatan Daerah, Puskesmas Buayan dan Desa Jladri Kecamatan Buayan. Untuk hari Kamis (11/10) esok kita belum tahu dilokasi mana yang akan dilakukan penilaian oleh tim. Namun pada prinsipnya kita sudah mempersiapkan sebaik mungkin untuk setiap kecamatan dan desa untuk dilakukan penilaian," ungkap Kadinkes.

Kadinkes juga berharap pada penilaian ini nantinya Kebumen mendapatkan sertifikat eliminasi malaria dan dapat dipertahankan sebagai kabupaten yang bebas penyakit malaria.(admin/mn)