KEADAAN GEOGRAFIS KEBUMEN
I. Letak Wilayah :
7
o27
1 -
7
o50
1 Lintang
Selatan
109
o33
1 -
109
o50
1 Bujur
Timur
II. Batas Wilayah :

Sebelah
Timur : Kabupaten Purworejo &
Kabupaten Wonosobo

Sebelah
Utara : Kabupaten
Banjarnegara

Sebelah
Barat : Kabupaten Banyumas &
Kabupaten Cilacap

Sebelah
Selatan : Samudera
Indonesia
III. Luas Wilayah :
Kabupaten Kebumen secara administratif terdiri
dari 26 kecamatan dengan luas wilayah sebesar
128.111,50 H
a atau 1.281,115
Km
2, dengan kondisi beberapa wilayah
merupakan daerah pantai dan
pegunungan, sedangkan sebagian besar merupakan
dataran rendah.
Dari luas wilayah Kabupaten Kebumen, pada tahun
2007 tercatat 39.768,00 hektar atau sekitar
31,04% sebagai lahan sawah dan 88.343,50 hektar
atau 68,96% sebagai lahan kering. Menurut
penggunaannya, sebagian besar lahan sawah
beririgasi teknis (46,20%) dan hampir seluruhnya
dapat
ditanami dua kali dalam setahun, sebagian lagi
berupa sawah tadah hujan (33,71%) yang di beberapa
tempat
dapat ditanami dua kali dalam setahun, serta
20,09% lahan sawah beririgasi setengah teknis dan
sederhana.
Sedangkan lahan kering digunakan untuk bangunan
seluas 35.985,00 hektar (40,73%),
tegalan/kebun seluas 28.777,00 hektar (32,57%)
serta hutan negara seluas 16.861,00 hektar
(19,09%) dan
sisanya digunakan untuk padang penggembalaan,
tambak, kolam, tanaman kayu-kayuan, serta lahan
yang
sementara tidak diusahakan dan tanah
lainnya.

IV. Iklim
Pada tahun 2007 curah hujan di Kabupaten Kebumen
lebih rendah dari tahun sebelumnya. Tercatat
curah hujan sebesar 2.549,00 mm dan hari hujan
hanya 91 hari. Suhu terendah terjadi di stasiun
pemantauan
Wadaslintang pada bulan Agustus dengan suhu
sekitar 15,60°C tercatat dengan rata-rata
kelembaban udara
setahun 82,00% dan kecepatan angin 1,31
meter/detik. Sedangkan pada stasiun pemantauan
Sempor suhu
terendah 21,20°C terjadi pada bulan Agustus dengan
rata-rata kelembaban udara setahun 80,00% dan
kecepatan angin 2,37 meter/detik.
