| |
KOPERASI KEUANGAN DAN HARGA-HARGA
KOPERASI
Gambaran perkoperasian mencakup jumlah koperasi (KUD dan Non KUD) sekaligus jumlah
anggota dan pegawainya. Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Kebumen pada tahun 2007 berjumlah 24
buah dengan jumlah anggota sebanyak 49.683 orang dan jumlah pegawai sebanyak 162 orang, sedang
untuk Koperasi Non KUD berjumlah 404 buah dengan jumlah anggota sebanyak 114.723 orang dan jumlah
pegawai sebanyak 322 orang.
KEUANGAN
Gambaran Keuangan Daerah melalui APBD Kabupaten Kebuman tahun 2007 (angka sementara)
menunjukkan bahwa Realisasi Pendapatan sebesar Rp.779.606,44 juta, dimana dari jumlah tersebut 84,45%
diantaranya adalah Dana Perimbangan yaitu sebesar Rp.658.395,06 juta, sedangkan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) hanya berjumlah Rp.52.469,40 juta atau hanya 6,73%.
Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp.956.431,94 juta lebih tinggi dari Pendapatan Daerah yang
ada atau defisit sebesar Rp.176.825,50 juta. Belanja Daerah ini terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar
Rp.509.008,58 juta (53,22%) dan Belanja Langsung sebesar Rp.447.423,36 juta (46,78%).
PERBANKAN
Pada tahun 2007 posisi simpanan dalam bentuk mata uang rupiah di Kabupaten Kebumen, terdiri
dari Giro mencapai 129,89 milyar rupiah atau menurun sekitar 22,34% dari tahun sebelumnya, simpanan
berjangka mencapai 260,23 milyar rupiah atau meningkat 21,35%, serta tabungan mencapai 683,37 milyar
rupiah atau meningkat 30,98% dari tahun sebelumnya.
Sementara untuk kredit yang disalurkan di Kabupaten Kebumen pada tahun 2007, dapat dilihat
sebagai berikut. Kredit Umum tersalur sebesar 942,71 milyar rupiah, yang 50,33% merupakan kredit modal
kerja, 3,51% kredit investasi, dan sisanya merupakan kredit konsumsi. Sedang Kredit Usaha Kecil tersalur
sebesar 942,19 milyar rupiah, yang terdiri dari kredit modal kerja 50,35%, kredit investasi 3,51% dan kredit
konsumsi 46,14%.
HARGA-HARGA
Informasi perubahan harga (inflasi) diperlukan sebagai tolok ukur kestabilan perekonomian daerah.
Tingkat inflasi Kota Kebumen untuk tahun kalender 2007 sebesar 6,42% jika dibandingkan dengan tahun
sebelumnya yang 6,00%, angka inflasi Kota Kebumen mengalami kenaikan 0,42%.
Besarnya angka inflasi dipengaruhi oleh perubahan harga barang/jasa. Secara umum naiknya
indeks harga masing-masing kelompok barang/jasa pada tahun 2007 lebih rendah dibanding tahun 2006.
inflasi masing-masing kelompok barang/jasa adalah berturut-turut; bahan makanan 11,31%, makanan jadi
5,74%, perumahan 3,53%, sandang 6,73%, kesehatan 5,17%, pendidikan dan rekreasi 7,07%.%, serta
transpor, komunikasi dan jasa keuangan 4,26%,
PENDAPATAN REGIONAL
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kebumen atas dasar Harga Berlaku pada
tahun 2007 sebesar Rp.4.856.432,14 juta atau meningkat 18,96% dibanding tahun 2006 yang sebesar
Rp.4.082.249,01 juta, dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 132,73%. Sedangkan atas dasar
Harga Konstan 2000, pada tahun 2007 PDRB Kabupaten Kebumen sebesar Rp.2.564.851,38 juta atau
meningkat 4,23% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.2.460.735,33 juta, dan jika dibanding tahun 2000
maka sudah meningkat 22,92%.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita Kabupaten Kebumen atas dasar Harga Berlaku
pada tahun 2007 sebesar Rp.3.957.625,67 atau meningkat 18,05% dibanding tahun 2006 yang sebesar
Rp.3.352.403,86, dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 120,94%. Sedangkan atas dasar
Harga Konstan 2000, pada tahun 2007 PDRB Perkapita Kabupaten Kebumen sebesar Rp.2.090.160,30 atau
meningkat 3,43% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.2.020.792,61 dan jika dibanding tahun 2000 maka
sudah meningkat 16,69%.
Pada tahun 2007, sektor Pertanian masih merupakan penyumbang terbesar PDRB Kabupaten
Kebumen yang mencapai 36,78% dari total PDRB, kemudian disusul sektor Jasa-jasa yang menyumbang
sekitar 19,64% dan sektor Perdagangan menyumbang sekitar 11,18% dari total PDRB. Sedangkan sektor
yang paling kecil peranannya dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kebumen adalah sektor Listrik, Gas,
dan Air Minum yang hanya menyumbang sekitar 1,03% dari total PDRB.
|
|
|