15
 
Best viewed in Forefox web browserOpera web browser
Friday, September 10, 2010 | 09:55 AM
 
       
 
 

KOPERASI KEUANGAN DAN HARGA-HARGA

KOPERASI

Gambaran perkoperasian mencakup jumlah koperasi (KUD dan Non KUD) sekaligus jumlah anggota dan pegawainya. Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Kebumen pada tahun 2007 berjumlah 24 buah dengan jumlah anggota sebanyak 49.683 orang dan jumlah pegawai sebanyak 162 orang, sedang untuk Koperasi Non KUD berjumlah 404 buah dengan jumlah anggota sebanyak 114.723 orang dan jumlah pegawai sebanyak 322 orang.

KEUANGAN

Gambaran Keuangan Daerah melalui APBD Kabupaten Kebuman tahun 2007 (angka sementara) menunjukkan bahwa Realisasi Pendapatan sebesar Rp.779.606,44 juta, dimana dari jumlah tersebut 84,45% diantaranya adalah Dana Perimbangan yaitu sebesar Rp.658.395,06 juta, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya berjumlah Rp.52.469,40 juta atau hanya 6,73%.

Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp.956.431,94 juta lebih tinggi dari Pendapatan Daerah yang ada atau defisit sebesar Rp.176.825,50 juta. Belanja Daerah ini terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.509.008,58 juta (53,22%) dan Belanja Langsung sebesar Rp.447.423,36 juta (46,78%).

PERBANKAN

Pada tahun 2007 posisi simpanan dalam bentuk mata uang rupiah di Kabupaten Kebumen, terdiri dari Giro mencapai 129,89 milyar rupiah atau menurun sekitar 22,34% dari tahun sebelumnya, simpanan berjangka mencapai 260,23 milyar rupiah atau meningkat 21,35%, serta tabungan mencapai 683,37 milyar rupiah atau meningkat 30,98% dari tahun sebelumnya.

Sementara untuk kredit yang disalurkan di Kabupaten Kebumen pada tahun 2007, dapat dilihat sebagai berikut. Kredit Umum tersalur sebesar 942,71 milyar rupiah, yang 50,33% merupakan kredit modal kerja, 3,51% kredit investasi, dan sisanya merupakan kredit konsumsi. Sedang Kredit Usaha Kecil tersalur sebesar 942,19 milyar rupiah, yang terdiri dari kredit modal kerja 50,35%, kredit investasi 3,51% dan kredit konsumsi 46,14%.

HARGA-HARGA

Informasi perubahan harga (inflasi) diperlukan sebagai tolok ukur kestabilan perekonomian daerah. Tingkat inflasi Kota Kebumen untuk tahun kalender 2007 sebesar 6,42% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang 6,00%, angka inflasi Kota Kebumen mengalami kenaikan 0,42%.

Besarnya angka inflasi dipengaruhi oleh perubahan harga barang/jasa. Secara umum naiknya indeks harga masing-masing kelompok barang/jasa pada tahun 2007 lebih rendah dibanding tahun 2006. inflasi masing-masing kelompok barang/jasa adalah berturut-turut; bahan makanan 11,31%, makanan jadi 5,74%, perumahan 3,53%, sandang 6,73%, kesehatan 5,17%, pendidikan dan rekreasi 7,07%.%, serta transpor, komunikasi dan jasa keuangan 4,26%,

PENDAPATAN REGIONAL

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kebumen atas dasar Harga Berlaku pada tahun 2007 sebesar Rp.4.856.432,14 juta atau meningkat 18,96% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.4.082.249,01 juta, dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 132,73%. Sedangkan atas dasar Harga Konstan 2000, pada tahun 2007 PDRB Kabupaten Kebumen sebesar Rp.2.564.851,38 juta atau meningkat 4,23% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.2.460.735,33 juta, dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 22,92%.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita Kabupaten Kebumen atas dasar Harga Berlaku pada tahun 2007 sebesar Rp.3.957.625,67 atau meningkat 18,05% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.3.352.403,86, dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 120,94%. Sedangkan atas dasar Harga Konstan 2000, pada tahun 2007 PDRB Perkapita Kabupaten Kebumen sebesar Rp.2.090.160,30 atau meningkat 3,43% dibanding tahun 2006 yang sebesar Rp.2.020.792,61 dan jika dibanding tahun 2000 maka sudah meningkat 16,69%.

Pada tahun 2007, sektor Pertanian masih merupakan penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Kebumen yang mencapai 36,78% dari total PDRB, kemudian disusul sektor Jasa-jasa yang menyumbang sekitar 19,64% dan sektor Perdagangan menyumbang sekitar 11,18% dari total PDRB. Sedangkan sektor yang paling kecil peranannya dalam pembentukan PDRB Kabupaten Kebumen adalah sektor Listrik, Gas, dan Air Minum yang hanya menyumbang sekitar 1,03% dari total PDRB.

 
 
   
 
 
 

JALUR ALTERNATIF LEBARAN
 
 
 
 
Subscribe our NewsLetter
Your e-mail

 
 
 
 
September 2010
S M T W T F S
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 
 
 
       
 
 
  | HOME | VISI & MISI | INDEKS BERITA | DIREKTORI | PENCARIAN | REKOMENDASIKAN KAMI | HUBUNGI KAMI |