Diskominfo Kabupaten Kebumen Selenggarakan Forum Perangkat Daerah

Monday, 18 February 2019 / Berita Terkini

KEBUMENKAB.GO.ID. Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Kebumen pada Senin (18/02) menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah tahun 2019. Acara yang berlangsung di Aula Diskominfo ini dihadiri oleh Kadinas Kominfo beserta jajarannya, perwakilan Badan Perencanaan dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bap3da), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), unsur Kodim 0709 Kebumen, Polres Kebumen, OPD (Badan/Dinas/Ke, camatan), Organisasi Profesi Radio, Operator Telekomunikasi,  LSM dan tamu undangan lainnya. Forum OPD ini merupakan salah satu tahapan dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika di tahun 2020. 

Dalam paparannya, Kepala Dinas Kominfo, Cokro Aminoto S.IP, M.Kes mengatakan berdasarkan Perbup 77 Tahun 2016 tugas pokok Dinas Kominfo adalah membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, bidang persandian dan bidang statistik. Dijelaskan Cokro, berdasarkan Indeks Indikator Kinerja Utama, tugas di bidang komunikasi dan informatika sudah berjalan cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah desa blankspot yang turun cukup signifikan, hasil kerjasama yang baik antara Diskominfo dengan operator telekomunikasi. Disamping itu juga ada kemajuan-kemajuan yang dicapai dalam hal integrasi sistem informasi, infrastruktur TI, televisi dan radio serta LKM, FK Metra dan mulai berjalannya kegiatan PPID. Namun untuk bidang persandian dan statistik diakui Cokro belum bisa dilaksanakan maksimal. Hal ini disebabkan karena keterbatasan personel dan belum dikuasinya pengetahuan di dua bidang tersebut. “Untuk fungsi pengelolaan statistik sektoral masih harus mencari solusi terbaik. diantaranya bekerjasama dengan BPS agar ada solusi secara institusional” tandas Cokro.

Di akhir paparannya Cokro berharap kepada perwakilan BAP3DA dan BPKAD agar Dinas Kominfo tidak mendapat potongan anggaran di tahun 2020 ataupun jika dipotong diharapkan tidak terlalu besar sebagai imbas dari pengalihan anggaran APBD untuk kegiatan Pilkada.  Sebagai penutup Cokro mengingatkan agar birokrasi mempersiapkan diri menghadapi revolusi industry 4.0 dengan beberapa teknologi yang akan memiliki potensi pengaruh paling besar. Teknologi tersebut diistilahkan dengan singkatan ABCD yaitu Artificial Intellegence, Blockchain, Cloud Computing dan Data (Big and Small).

Dalam sesi diskusi Forum Perangkat Daerah yang dimoderatori Kasi Penyiaran Media Elektronik, Dwi Purwantoro, SST ada berbagai hal yang mengemuka. Beberapa diantaranya adalah pertanyaan tentang aset IT Pemkab, anggaran dan peruntukannya, kendala-kendala pengoperasian Sistem Informasi, nama kegiatan yang kurang sesuai dengan output, pengalihan anggaran ke OPD lain, acara Ratih TV khususnya yang berhubungan dengan kesenian, permintaan dari Bap3da agar anggaran PPID ditinjau ulang karena dinilai terlalu sedikit dan wacana jika tugas pengawasan dan pengendalian Menara Telekomunikasi diserahkan ke Bappenda/DPMPTSP. Dengan diserahkannya kegiatan Wasdal Menara Telekomunikasi, Seksi Santel akan lebih berkonsentrasi pada kegiatan persandian dan pengamanan informasi.

Mengemuka pula dalam sesi diskusi seperti yang disampaikan Agung Pamudji, S.Sos, MM, Kabid Pendaftaran, Pendataan dan Penetapan Bappenda bahwa Diskominfo di tahun 2018 merupakan OPD yang melampaui target pendapatan, yakni mencapai 132% sehingga di tahun 2019 ini Diskominfo ditargetkan menyetor PAD sebesar Rp. 200.000.000,00. Di akhir diskusi Kabid IKP, Dewi Indriastuti, SP, MM mengungkapkan agar OPD, Swasta, Instansi Vertikal dapat ikut membantu memenuhi target pendapatan tersebut caranya yaitu dengan menganggarkan biaya peliputan acara/event yang diselenggarakan oleh masing-masing OPD. Adapun tarif peliputan Ratih TV cukup terjangkau hanya Rp. 150.000 dimana biaya tersebut sudah masuk ke dalam indeks harga sehingga sah dan legal. Dewi juga mengatakan di tahun 2019 panggung terbuka pertunjukkan rakyat Diskominfo akan menyajikan pertunjukkan wayang kulit sebanyak 6 kali dan bagi OPD atau instansi yang hendak menggunakan panggung tersbut dipersilakan untuk memanfaatkannya selama tidak digunakan oleh Ratih TV dan In FM. 

Acara Forum Perangkat Daerah diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh penyelenggara dan perwakilan peserta. (tim)