Bagian Humas dan Protokol Setda  Kebumen --  Di penghujung bulan Juni  2012, harga daging di sejumlah pasar di Kabupaten Kebumen   mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut bahkan sudah  mulai terasa sejak awal  bulan. Seperti harga  daging ayam  yang naik hingga 9%, dari Rp 22 ribu/kg menjadi  Rp 24 ribu/kg. Padahal pada  awal bulan  harga   ayam  ras  masih  berada  pada  posisi  Rp  21 ribu/ kg, kemudian  naik menjadi   22ribu/ kg, hingga saat ini  seharga   Rp 24 ribu /kg.

Menurut Kasi  Perlindungan  Konsumen  Bidang  Perdagangan  Dinas Perindagsar  Agung  Patuh  Gunawan Ahmadi,    kenaikan harga  daging ayam ras di pasaran  masih dalam batas normal.   Kenaikan  harga di tingkat pedagang eceran lebih dikarenakan adanya  kenaikan  harga  di tingkat pedagang besar.Apalagi  pasokan daging ayam ras   sebagian besar  memang dari luar daerah, sebagian besar dari wilayah Jogja " ungkap Agung.

Data perkembangan  harga  rata-rata  bahan pokok masyarakat Selain daging ayam pedaging,  harga   daging sapi juga  mengalami kenaikan. Yaitu  dari  Rp 62 ribu  menjadi 63 ribu per bulan. Sementara  harga telur  ayam ras  hanya naik Rp 1000, dari Rp 15 ribu/ kg menjadi Rp 16 ribu/ kg.

Bebarapa  komoditi lainnya yang mengalami kenaikan harga  antara lain ikan lele yang naik  7% dari  Rp 14 ribu/kg menjadi Rp 15 ribu/kg  dan  minyak  sawi yang naik Rp 500  dari  Rp 9500 menjadi Rp 10.000/kg.

Sementara    jenis kebutuhan pokok  yang mengalami  penurunan harga antara lain  cabe merah  dari RP 21 ribu/kg menjadi  Rp 16 ribu/kg,  bawang merah dari Rp Rp 12 ribu/kg menjadi Rp 10 ribu/kg  serta  harag berbagai jenis ikan  kering  seperti  ikan teri tawar ,  ikan  teri asin dan  ikan asin layur yang turun  rata-rat  Rp Rp 2000- Rp  3000 / kg.

Terkait adanya kenaikan  harga   sejumlah  kebutuhan pokok di pasaran menjelang  bulan Ramadhan dan Lebaran  Agung Patuh  mengatakan  pihaknya saat ini  masih  memantau terus perkembangan harga, distribusi barang. "  Tentu denagn satu tujuan,   ketersediaan barang di pasaran aman  dan  harga  barang masih dalam  jangkauan masyarakat   " tandas Agung -nn