BUAYAN – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, mengunjungi kediaman Ponco Destian di Dukuh Pejarakan, Desa Adiwarno, Kecamatan Buayan, Rabu 15 Juli 2026. Kunjungan ini merupakan bentuk empati Pemerintah Kabupaten Kebumen atas musibah kebakaran yang melanda rumah warga tersebut.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini, Ketua DPRD Kebumen Saman Halim Nurrohman, jajaran pimpinan OPD, BAZNAS, PMI, Forkopimcam Buayan, serta pemerintah desa setempat.

 

Musibah kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 19.45 WIB. Warga melihat kobaran api muncul dari dalam rumah korban dan segera meminta pertolongan. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Buayan pada pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting). Aliran listrik di rumah tersebut dilaporkan sempat mengalami gangguan atau trip beberapa kali sejak sore hari, sebelum akhirnya api membesar.

Saat kejadian, pemilik rumah, Ponco Destian, sedang bertandang ke rumah tetangga. Meski tidak ada korban jiwa, seluruh harta benda di dalam rumah, termasuk surat berharga dan uang tunai senilai Rp4 juta, habis terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp25 juta.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lilis Nuryani menegaskan komitmen pemerintah untuk meringankan beban korban.

 "Alhamdulillah, kami hadir bersama BAZNAS, PMI, dan instansi lainnya untuk menyalurkan bantuan bagi Bapak Ponco Destian. Kami juga berterima kasih atas tingginya semangat gotong royong masyarakat Kebumen dalam membantu sesama," ujar Bupati.

Menanggapi bantuan yang diterima, Ponco Destian menyampaikan rasa syukur sekaligus harunya. "Semuanya habis terbakar dan hanya sisa pakaian yang saya pakai saja. Terimakasih kepada Bupati dan pihak yang telah membantu, semoga menjadi amal jariyah," pungkas Ponco. 

 

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi bantuan uang tunai/tali asih dari Bupati dan Kecamatan Buayan, BAZNAS dan Sedulur Kebumen berupa dana pembangunan rumah terdampak bencana senilai Rp20.000.000.

Lalu PMI Kebumen mendistribusikan paket logistik berupa kasur, perlengkapan keluarga (family kit), dua paket sembako, serta berbagai jenis pakaian untuk orang dewasa dan anak-anak.

Termasuk Dinas Sosial, BPBD, dan Tagana yang mendistribusikan bantuan sembako dan peralatan dapur, serta menerjunkan tim Tagana untuk membantu proses pembersihan sisa material kebakaran di lokasi. Juga dari Lazis yang menyalurkan bantuan berupa material bangunan serta kebutuhan rumah tangga lainnya.