SEMARANG — Kontingen Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Pada Jumat pagi (4/9), tim atletik Kebumen sukses menyumbangkan tambahan dua medali perunggu dari nomor estafet 4x100 meter putri dan putra yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang.
Berdasarkan hasil perlombaan, nomor estafet putri menempatkan kontingen Kebumen di posisi ketiga, di bawah Banyumas pada peringkat kedua dan Surakarta di posisi pertama. Sementara itu, nomor estafet putra juga mengamankan peringkat ketiga, menyusul Wonosobo di posisi kedua dan Banjarnegara sebagai juara pertama.
Tambahan dua medali ini semakin memperkokoh perolehan sementara kontingen Kebumen yang secara keseluruhan telah mengumpulkan 10 medali emas, 6 perak, dan 9 perunggu. Capaian ini menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan catatan POPDA Jateng tahun sebelumnya yang 'hanya' mengoleksi 4 emas, 1 perak, dan 6 perunggu.
Hingga berita ini diturunkan, posisi Kabupaten Kebumen berada di peringkat ke-8 se-Jawa Tengah dan masih berpeluang merangkak naik mengingat rangkaian pertandingan masih akan berlangsung hingga hari Minggu.
Momen pertandingan hari itu terasa semakin istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, di Stadion Jatidiri Semarang.
Kehadiran orang nomor satu di Kebumen tersebut tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga kejutan tersendiri ketika ia didaulat untuk menyerahkan dan mengalungkan secara langsung medali kepada para pemenang cabor atletik.
Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Syurya Deta Syafrie, mengungkapkan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran kepala daerah tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung seorang bupati untuk melakukan Upacara Pemberian Penghargaan (UPP) merupakan momen istimewa yang baru pertama kalinya terjadi di ajang POPDA Jateng 2026.
"Ini kebanggaan buat kami semua selaku insan Dispora. Kehadiran Bupati Kebumen yang berkenan mengalungkan medali secara langsung memberikan bukti nyata bahwa kepala daerah benar-benar peduli terhadap peningkatan prestasi olahraga di daerahnya," ujar Syurya.
Kebanggaan tersebut turut dirasakan para atlet muda. Melinda Ratna Duhita, perwakilan tim atletik putri Kebumen, mengaku sangat terkejut sekaligus senang perjuangan latihan intensif selama kurang lebih tiga minggu berbuah manis dan disaksikan langsung oleh Bupati Kebumen.
"Senang banget bisa ditonton langsung oleh Bupati Kebumen. Rasanya luar biasa, apalagi tadi sempat dijanjikan fasilitas bus kepulangan yang lebih representatif dibandingkan saat keberangkatan," ungkap Melinda penuh semangat.
Senada dengan sang atlet, Pelatih Atletik Kabupaten Kebumen, Andri Susanto, bersyukur atas pencapaian anak asuhnya yang mampu melampaui target awal. Pada ajang POPDA 2026 ini, tim atletik Kebumen secara keseluruhan sukses memboyong 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu—melampaui target awal yang dipatok sebanyak 2 medali emas.
"Kehadiran Ibu Bupati tentu menjadi motivasi besar bagi anak-anak agar ke depan bisa tampil lebih baik lagi dan membawa nama harum Kebumen. Sebagai pegiat olahraga, kami juga berharap Kebumen ke depannya memiliki fasilitas sarana prasarana latihan yang memadai, seperti stadion representatif yang dimiliki di Jatidiri Semarang ini," tutur Andri.
Di sela-sela kunjungannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan rasa bangganya atas kerja keras dan mental juang para atlet pelajar asal Kebumen. Ia berpesan agar para atlet muda senantiasa menjaga semangat dan sportivitas tinggi selama bertanding.
"Senang karena anak-anak dan atlet-atlet Kebumen luar biasa, banyak medali yang didapatkan. Mantap! Tetap semangat dan jaga sportivitas," pesan Bupati Lilis.
Selain memberikan dukungan penuh pada cabang olahraga atletik, Bupati Lilis juga memanfaatkan kunjungannya di Kompleks Stadion Jatidiri untuk meninjau dan menyaksikan langsung jalannya pertandingan dari cabor lainnya, seperti pencak silat (seni) dan tenis lapangan.
